Fenomena Segitiga Bermuda Di Masalembo

Avanoustic.net - Selamat sore sahabat Avanoustic, semoga Anda semua masih dalam keadaan baik dan sehat selalu. Dalam artikel kali ini, kita akan mengupas tentang sebuah fenomena yang bisa dikatakan hampir mirip dengan fenomena Bermuda Triangle di Amerika Serikat, namun tentu saja yang kita bahas adalah versi Indonesia lho...!

Baiklah, sebelum kita membahas Fenomena Segitiga Bermuda di Masalembo Indonesia, ada baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu Bermuda Triangle yang ada di Amerika Serikat. Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle) adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik yang memiliki luas daerah 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Pulau Bermuda, Puerto Rico dan Miami.

Segitiga ini boleh dibilang cukup sangat misterius karena di daerah tersebut seringkali terjadi kecelakaan baik udara maupun laut. Yang membuat aneh, kecelakaan tersebut seringkali dilaporkan terjadi begitu saja atau tiba-tiba, bahkan yang lebih tragisnya lagi adalah banyak yang dilaporkan hilang atau tidak ditemukan di daerah tersebut.

Banyak teori-teori yang menjelaskan tentang peristiwa ini, seperti teori gas metana, cuaca yang labil, black hole atau blue hole, lubang dimensi bahkan teori UFO atau Alien. Namun, sampai saat ini belum ada satupun dari teori-teori tersebut yang mampu menjelaskan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di Bermuda Triangle secara pasti.

Misteri

Ternyata, fenomena tentang Bermuda Triangle itu ada juga di Indonesia lho...! Masa sih, apakah segitiga bermuda juga ada di Indonesia?


Masih ingatkah Anda dengan peristiwa dari hilangnya Pesawat Adam Air pada tanggal 1 Januari 2007 yang kemudian disusul dengan tragedi KM Mutiara Indah yang tenggelam di perairan Masalembo pada tanggal 19 Juli 2007 yang lalu? Tujuh hari setelah kejadian itu, pada tanggal 27 Juli 2007 disusul lagi dengan tragedi tenggelamnya KM Fajar Mas yang juga di perairan Masalembo. Belum genap satu bulan setelah peristiwa di atas, tenggelam lagi KM Sumber Awal di perairan yang sama pada 16 Agustus 2007. Dua tahun kemudian, pada tanggal 11 januari 2009 atau tepatnya di hari Minggu dini hari, terjadi lagi sebuah musibah tenggelamnya KM Teratai Prima di perairan yang sama.

Usut boleh usut, ternyata jauh hari sebelum beberapa kecelakaan-kecelakan yang terjadi seperti yang telah dijelaskan di atas, juga pernah terjadi kecelakaan di perairan yang sama pula, yaitu kecelakaan lalu lintas laut yang menimpa kapal laut Senopati Nusantara pada tanggal 29 Desember 2006 silam. Bahkan jauh sebelumnya juga pernah terjadi sebuah musibah yang sangat menggemparkan dan membuat negeri kita berduka yaitu terjadinya kecelakaan dari "KM Tampomas II" yang terbakar dan karam pada tanggal 27 Januari 1981 di perairan yang sama.

Bagaimana, sangat misterius bukan? Kecelakaan atau musibah di atas semuanya berada di lokasi yang hampir persis sama semua? Apakah ini hanya suatu kebetulan saja, atau jangan-jangan...?

Banyaknya kecelakaan dan peristiwa-peristiwa aneh lainnya di daerah tersebut membuat Masalembo menjadi daerah yang terlarang di perairan Indonesia. Apa penyebab dari Fenomena Segitiga Bermuda Di Masalembo ini dan kenapa bisa terjadi?

Jika kita lihat dari letak geografisnya, maka di daerah segitiga Masalembo terdapat suatu aktivitas aliran arus air yang tidak normal. Benturan yang terjadi antara arus Laut Jawa (dari barat ke timur), arus Laut Flores (dari timur ke barat), ditambah dengan arus Selat Makasar yang membelahnya (dari utara ke selatan) membuat arus di daerah perairan Masalembo menjadi labil atau tidak normal. Kerasnya benturan antara tiga perairan tersebut, ditambah dengan ikut terbawanya air laut dingin dari Samudera Pasifik ke Samudera Indonesia (15 juta meterkubik/detik) yang hampir keseluruhannya melalui Selat Makassar, disebut-sebut sebagai penjelasan yang paling ilmiah yang menyebabkan segitiga Masalembo ini menjadi daerah terlarang dan berbahaya.

Jika di atas adalah dilihat dari segi kelautan (arus laut), nah sekarang bagaimana menjelaskan jika dilihat dari segi udara? Apakah hanya kebetulan saja terjadi? Ataukah wilayah tersebut mempunyai kekuatan misterius seperti Bermuda Triangle yang ada di Amerika Serikat?

Untuk yang satu ini nampaknya saya masih belum bisa mendapatkan jawaban ilmiahnya, apakah sama seperti Bermuda Triangle di Amerika Serikat ataukah ada alasan lain yang dapat menjelaskan tentang peristiwa yang terjadi di udara di daerah Maselmbo tersebut?

Namun jika kita berbicara tentang masalah mistis, konon kabar mitos yang berkembang di daerah Masalembo adalah salah satu daerah dari kerajaan para makhlus halus atau pusat para siluman. Kabarnya, siapa saja yang ingin melewati daerah Masalembo itu haruslah memberikan tumbal atau sesaji dan memberi salam kepada semua para penghuni astral di daerah tersebut. Jika tidak memberi tumbal atau sesaji dan salam, maka mereka akan melakukan tindakan-tindakan di luar logika kita yang dapat membuat apapun yang melintas mengalami kecelakaan naas dan sebagai pengganti tumbalnya. Benarkah mitos ini? Atukah ini hanya isapan jempol belaka?

Saya sendiri tidak tahu mitos yang berkembang tersebut apakah benar atau salah. Akan tetapi, menurut kesaksian dari beberapa orang yang berhasil melewati wilayah segitiga tersebut dengan selamat (tidak semua berujung kecelakaan) baik dari laut maupun udara, mereka mengatakan bahwa telah melihat berbagai penampakan-penampakan aneh dan misterius, seperti seekor burung besar, ular laut raksasa, hewan seperti naga, sampai sebuah makhluk besar seperti hewan purba. Mungkinkah burung besar itu "pterodactyl"? mungkinkah mereka benar-benar melihat makhluk purba? Ataukah mereka hanya berhalusinasi atau bahkan berbohong?

Siapa tahu...! Yang jelas, segitiga Masalembo merupakan salah satu fenomena alam menakjubkan yang terdapat di perairan Indonesia.

Untuk Berlangganan Berita Terbaru

0 Response to "Fenomena Segitiga Bermuda Di Masalembo"

Post a Comment

Tinggalkan komentar Anda dan patuhilah peraturan berkomentar di blog ini:

- Berkomentarlah sesuai dengan relevansi
- Link hidup, promo dan spam otomatis akan dihapus
- Dilarang sesuatu hal yang mengandung unsur SARA