-->

Ilmuwan: Alien Sedang Mengawasi Kita

Avanoustic.net - Logam misterius dunia mungkin bisa menjadi bukti bahwa Alien sedang mengawasi kita dan menciptakan kehidupan di Bumi.

Para ilmuwan di Inggris mengatakan bahwa, dunia logam mikroskopis dapat menjadi bukti bahwa Alien sedang mengawasi kita. Pernyataan ini dilontarkan setelah sebuah balon penelitian dikirim kembali ke ketinggian 27 km di lapisan stratosfer, untuk mengumpulkan puing-puing objek yang memiliki ukuran hampir setara dengan lebar rambut manusia, demikian Daily Express mewartakan.

Profesor Milton Wainwright, pemimpin studi dari the University of Buckingham Centre for Astrobiology dan University of Sheffield, mengatakan bahwa, struktur tersebut terbuat dari titanium serta logam vanadium dan memiliki struktur biologis "lengket" yang mengalir disubstansi itu.

Alien, Extraterrestrial
Image credit: University of Buckingham/Getty
Para ilmuwan percaya jika itu bisa mengandung materi genetik yang digunakan untuk menyebarkan kehidupan Alien di bumi kita.

"Ini adalah bola selebar rambut manusia, yang memiliki kehidupan filamen di luar dan bahan biologis lengket yang mengalir dari pusatnya", kata Wainwright kepada Daily Express.

"Kami terkejut ketika analisis X-Ray menunjukkan bahwa bola secara khusus terdiri dari titanium dengan jejak vanadium".

"Satu teori bahwa itu dikirim ke Bumi oleh beberapa peradaban yang tidak diketahui untuk penyemaian planet yang memiliki kehidupan".

"Ini bagian dari fiksi ilmiah, yang disebut 'directed panspermia', yang mungkin tidak akan bisa dianggap serius oleh ilmuwan jika bukan karena fakta bahwa itu telah disarankan oleh pemenang Hadiah Nobel DNA, Sir Francis Crick".

"Kecuali tentu saja kita dapat menemukan rincian dari peradaban yang seharusnya telah dikirim, dalam hal ini mungkin teori akan benar-benar terbukti".
Ini memiliki kesamaan yang menakutkan seperti pada novel HG Wells tahun 1898, yang berjudul "War of the Worlds", yang menggambarkan sebuah meteor yang dikirim ke bumi untuk memulai sebuah invasi.
"Pada stratosfer, sampel bola tersebut menciptakan kawah, seperti dari versi kawah yang muncul di Bumi yang disebabkan oleh asteroid, yang dikatakan telah membunuh dinosaurus".

"Kawah ini membuktikan bahwa bola itu masuk ke Bumi dari luar angkasa, sebuah organisme yang berasal dari bumi tidak akan mampu bepergian cukup cepat ketika jatuh kembali ke bumi untuk menyebabkan kerusakan tersebut".

"Ini sepertinya tidak pernah ditemukan di Bumi sebelumnya. Untuk saat ini, kita katakan bahwa lingkup titanium mengandung kehidupan yang berasal dari luar angkasa, mungkin dari komet".

"NASA saat ini juga telah mengirim balon ke stratosfer untuk mencari kehidupan. Mudah-mudahan mereka akan mendapatkan hasil yang sama seperti yang kita miliki. Apakah mereka akan mengakui bahwa tim kita telah menemukan atau mereka membuat klaim penemuan untuk diri mereka sendiri? Masih harus kita lihat".

Alien, Extraterrestrial
Image credit: Sheffield University
Dan pada tahun ini, Profesor Wainwright dan timnya juga telah menemukan 'partikel hantu' yang mereka percaya merupakan poin untuk keberadaan kehidupan extraterrestrial. Menyerupai gumpalan asap, ia berspekulasi bahwa itu adalah "balon hidup" dalam sebuah kelompok yang pernah dilakukan organisme asing.

Para ilmuwan gabungan dari Inggris dan Jepang juga telah meluncurkan sebuah institut untuk studi panspermia dan astroeconomics. Tujuan mereka nantinya adalah untuk membuktikan kehidupan di planet ini memiliki asal usul dalam ruang.

Profesor Wickramasinghe, direktur penelitian dari the Buckingham Center for Astrobiology, percaya bahwa bahan biologis seperti halnya bakteri akan terus jatuh ke bumi.

"Ilmu pengetahuan dan lembaga mainstream telah berjuang untuk melawan teori yang menjelaskan keyakinan dari bukti seperti sekarang ini ditemukan, yang dikatakan berasal dari meteorit, sampel bakteri luar angkasa dan dari ruang observasi, yang membuat perlawanan ini menjadi lebih sulit", ungkap Wickramasinghe.

"Ini membuktikan bahwa Bumi yang berada dalam pertukaran materi konstan dengan kosmos yang lebih besar akan memiliki implikasi tidak hanya dalam hal identitas kita, tetapi juga bisa memberi kita wawasan tentang virus asing yang mungkin penting untuk identitas bagi kelompok kita, evolusi dan kelangsungan hidup itu sendiri".
Tags:
Buka Komentar
Template By Muh Akram