-->

SETI Bisa Mendeteksi Akselerator Alien?

Avanoustic.net - Apakah peradaban Alien membangun akselerator kosmik dari lubang hitam?

Menurut ilmuwan dari SETI Institute, pencarian kehidupan di luar bumi (Extraterrestrial) dapat dibantu dengan percobaan mencari sains kosmik. Selama bertahun-tahun, SETI telah memfokuskan pada upaya menangkap sinyal radio dari peradaban Alien. Tapi bagaimana jika ternyata ada suatu cara lain yang bisa kita deteksi?

Dr. Brian Lacki, astrofisikawan dari Princeton University, telah mengajukan gagasan bahwa, ras Alien yang cukup maju mungkin melakukan percobaan sains dalam skala besar di luar angkasa dengan menggunakan lubang hitam atau black hole untuk membangun akselerator partikel yang sangat kuat.

Dia menyatakan bahwa jika hal semacam itu ada di mana saja di alam semesta, dan seharusnya ada kemungkinan juga bagi kita untuk mendeteksi beberapa partikel energi ultra tinggi sehingga akan menghasilkan sesuatu yang lebih.

Extraterrestrial
"Mimpi buruk partikel fisika adalah impian para astronom dalam mencari makhluk luar angkasa", kata Lacki, berbicara pada Physics World.

Premis tersebut mengasumsikan bahwa, ras Alien yang maju akan sama tertariknya seperti kita untuk belajar lebih banyak tentang alam semesta dan bisa terlibat dalam percobaan yang jauh lebih menantang.

Seorang penulis untuk physicsworld.com tentang SETI yang disebut sebagai "The Eerie Silence", Paul Davies, percaya bahwa sangat sulit bagi manusia pada hari ini untuk dapat memahami mengapa sebuah peradaban maju Extraterrestrial ingin membangun sebuah "Collider Planck" yang besar.

Dia berspekulasi bahwa, mungkin saja peradaban Alien yang memiliki lebih dari satu juta kali untuk rasa kemanusiaan, telah menganggap dan mengetahui segala macam ancaman yang pada saat ini masih belum kita sadari atau ketahui.

"Masalah utamanya menurut saya adalah, bahwa setelah percobaan yang dilakukan, tidak akan ada kebutuhan untuk menjaga hal itu tetap terus berjalan", kata Davies dari Arizona State University.
Buka Komentar
Template By Muh Akram